*Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya, dan Kutiupkan Ruh – Ku (Quran Surah Shaad 38 : 72 )..Allah Swt berfirman Aku Tiupakn RUH – KU,…”Bukan Aku buatkan Ruh untukmu..”Artinya Ruh Allah Swt sendiri yg ditiupkan kepada Jasad Manusia…

Munjungan Desa Putridalem
Adat Istiadat Desa yang Unik

Allah maha kekal begitu juga Manusia, Ketika ditiupkan Ruh Allah Swt maka Manusia akan kekal selama2nya..Hanya berubah wujud dan berpindah tempat,..Di perut ibunda ketika sdang dikandungan, di Alam maya (nyata /dunia), Di Alam kubur, di Padang Msyhar ketika dibangkitkan dan di Syurga atau Neraka Kita akan tetap hidup…Selamanya akan hidup..’

Tradisi Munjungan atau berkunjung ke Makam di kalangan Nahdiyin adalah salah satu cara menghormati Ruh para leluhur, Buyut, kakek, nenek, orang tua yg sudah wafat jasadnya akan tetapi tetap hidup Ruhnya..Sekaligus mengingatkan bahwa suatu ketika kitapun akan menjadi Mayit juga…

dicangking
Adat Istiadat Desa Putridalem

Munjungan juga menjadi ajang berkumpul menjalin tali silaturahmi antar warga dan ajang Komunikasi..Serta sarana untuk berdoa bersama kepada Sang Khalik agar diberkahi hasil Panen yg akan datang dan di Ayomi seluruh warga desa….

Cara membawa makanan nutuk Acara-Acara Budaya di Desa Putridalem.. Baik Laki-laki atau Perempuan, meraka mencangking/membawa nasi tumpeng dalam boboko bambu yang di “Ais” (gedoog) menggunakan kain batik di atas pinggang.

#munjungan_desaputridalem_2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *